Bakti Sosial STFI: “Waktunya Memuliakan Lansia”

photo by Hadi Nur Rijani

Meskipun mentari pagi tertutup awan, tetapi tak menyurutkan semangat para lansia untuk mengikuti acara Bakti Sosial Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia (20/01/18). Pkl. 07.30 WIB, para peserta berdatangan dan berbaris untuk melakukan registrasi. Peserta yang menghadiri acara ini terdiri dari para lansia, mulai dari warga sekitar Batununggal dan para veteran. Acara ini bertempatkan di pelataran parkir Gedung 1 dan Gedung 2 yang dimulai pada pkl. 08.00 WIB.

Adapun acara yang dilakukan adalah pembukaan berupa sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua STFI, dan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Hazanah, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan berupa pemeriksaan oleh dokter mata, THT, dan IPD serta pengecekan kadar glukosa, kolesterol dan asam urat oleh Tim KK Farmakokimia. Penyuluhan kesehatan berupa peragaan cara penggunaan obat tetes mata dan telinga oleh Tim KK Farmasetika serta konsultasi kesehatan yang dilakukan oleh Tim KK Farmakologi dan Biologi Farmasi.

photo by Hadi Nur Rijani

Para peserta sangat senang dengan diadakannya acara ini. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta yang hadir walaupun harus mengantri agak lama di bagian pemeriksaan dokter dan cuaca mendung disertai rintik hujan yang kurang mendukung.

“Ibu mah pengen sehat. Pas dapat undangan untuk menghadiri acara ini, ibu senang sekali. Terus ibu ajak teman-teman sekomplek. Nanti kalau ada acara kayak gini lagi, tolong kabari ibu ya,” ujar Bu Kodir.

Meskipun usia mereka tidak muda lagi, namun semangat mereka tak pernah pudar. Sambil menunggu giliran pemeriksaan dokter, beberapa dari veteran bersenda gurau dengan teman seperjuangannya. Ada pula yang menceritakan kisah perjuangannya dahulu. Salah satu veteran yang usianya sudah 117 tahun menceritakan kisahnya dari mulai beliau harus terapung di air selama beberapa hari, melawan penjajah hanya dengan bambu runcing, hingga pedihnya ketika beliau harus melihat orang-orang tersayang dibunuh oleh penjajah. Sungguh kisah inspiratif nan menakjubkan yang membuat kami tersadar betapa berharganya sebuah kemerdekaan. Semoga kegiatan Bakti Sosial ini dapat memberikan manfaat kepada sesama dan memberi kebahagiaan bagi para peserta di usia senjanya karena mereka layak untuk dimuliakan..

photo by Hadi Nur Rijani

Penulis,

Marliana

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.