Aksi Donor Darah STFI

7-12-2015-1-1

Dalam rangka agenda tahunan STFI kali ini yaitu donor darah yang dilakukan pada hari kamis tanggal 19 November 2015, di depan halaman parkir STFI kota Bandung dan bertepatan dengan hari peningkatan akreditasi Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia dari LAM-PT Kes. Kegiatan ini dimulai dari pukul 09.00 hingga acara selesai dan di ikuti oleh staf-staf STFI (dosen, asisten dosen, cleaning service, satpam, dan tenaga kerja staf tata usaha), mahasiswa/i, dan ada juga dari lingkungan sekitar daerah STFI.

7-12-2015-1-2

“Tujuan dari kegiatan tahunan ini yaitu untuk mengajak berbagi kepada yang membutuhkan. Membantu tidak dengan materi saja, tetapi bisa juga dengan mendonorkan darah, karena setetes darah dapat menyelamatkan jiwa orang lain yang sangat membutuhkan” penuturan dari Dani, sebagai ketua panitia (SEMAFI) kegiatan donor darah.

Kegiatan donor darah ini melibatkan petugas PMI yang berjumlah 7 orang, diantaranya dokter, Perawat yang mengambil darah 2 orang, perawat yang bertugas mengecek golongan darah, bagian admin yang bertugas 2 orang, dan supir. Adapun penjelasan dari Dr. Siswo Budi, kategori yang dapat mengikuti aksi donor darah ini yaitu:

  • Umur 17 tahun keatas, dengan berat badan tidak kurang dari 47 kg
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak sedang dalam perawatan dan konsumsi obat-obatan dan alkohol
  • Tidak tidur larut malam/ istirahat yang cukup
  • Sebelum mendonor harus sarapan terlebih dahulu, dan tensi darahnya tidak lebih dan tidak kurang dari 110/80mmHg (kondisi tekanan darah normal).

Saran dan kesan yang diberikan oleh Dr. Siswo Budi bahwa “Kegiatan yang dilaksanakan oleh STFI sudah sangat bagus, dimana sangat terasa antusiasme dan dukungan dari seluruh kalangan. Seharusnya kegiatan ini jangan dilakukan setahun sekali tapi setiap 3 bulan sekali atau paling sedikit 2 kali dalam setahun”.

7-12-2015-1-3

Target untuk kantong darah dibatasi sebanyak 80 kantong darah, akan tetapi yang mengikuti aksi donor darah ini melebihi target yang dibatasi oleh petugas PMI kota Bandung. Partisipasi dan antusiasme dari kalangan staf dan mahasiswa ini melebihi kegiatan donor darah sebelumnya. Salah satu peningkatan minat ini juga dilandasi atas kenaikan akreditasi kampus yang berubah menjadi B. Sehingga dapat dikatakan kegiatan ini menjadi salah satu aksi wujud rasa syukur atas kenaikan akreditasi Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia kota Bandung.

Penulis: Delta Baharyati

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.