Masker Ubi Ungu

Dari judulnya aja kita udah penasaran ya gimana sih ubi ungu itu bisa dijadikan sebagai masker wajah ? waaahh hal yang menarik bukan?, tapi gimana, nanti wajah kita menjadi unyu-unyu,eh maksudnya ungu-ungu hehe… Sebelum kita membahas masker ini yuukkkk mendingan kita simak dulu manfaat ubi ungu ini kenapa bisa dijadikan sebagai masker wajah.

Ubi jalar adalah tanaman asli Amerika Tengah dan merupakan salah satu sayuran tertua yang dikenal manusia. Mereka telah dikonsumsi sejak zaman prasejarah yang dibuktikan dengan peninggalan ubi jalar sejak 10.000 tahun yang telah ditemukan di gua-gua Peru. Ternyata ubi ini telah digunakan sejak zaman dahulu, 10.000 tahun yang lalu, kita belum lahir, Hmm  jangankan kita orangtua kita aja belum lahir kan ? Bagi sebagian orang Indonesia, mereka berpikir bahwa halnya ubi ungu itu manfatnya tidak  lebih dari sekedar mengenyangkan perut tetapi seorang ahli di bidang pertanian yang juga merupakan Guru besar Universitas Udayana mematahkan paradigma masyarakat tersebut. Beliau adalah Profesor Doktor I Dewa Ngurah Suprapta dari Universitas Udayana, Bali. Beliau adalah seorang Presiden Ahli Pertanian Asia Tenggara-Jepang. Bekerjasama dengan teman-temanya, beliau mengadakan penelitian khusus tentang apa manfaat yang dikandung didalam ubi ungu. Penelitian ini dilakukan selama 7 tahun dan menghabiskan biaya kurang lebih sebesar tiga setengah miliar rupiah. Wah, wah ternyata penelitian nya pun mahal juga yaa… Dalam hal penelitian ini beliau bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas udayana dan Fakultas Kedokteran Gajah Mada.

Banyak sekali kandungan yang terdapat pada umbi ungu ini, seperti antosianin, juga mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20%. Dia juga merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca). Tidak hanya itu, ubi ungu juga dapat dipakai sebagai pewarna makanan, camilan, pengganti karbohidrat, menghaluskan dan mencerahkan kulit, karena mengandung antibakteri, vitamin, betakaroten tinggi, serta mineral yang dapat melembabkan juga menutrisi kulit, sekaligus membuat kulit halus.

Dr. R.Aj. Putri Ambarani Paramasari, Sp.KK, dokter spesialis kulit dan kelamin ini pernah berkata, masker ubi ungu memang bisa mencerahkan kulit karena mengandung antioksidan dan betakaroten yang membantu proses pencerahan lapisan kulit bagian atas. Selain itu masker ubi ungu juga membuat kulit lebih cerah, awet muda, menutrisi dari dalam, lembab, kenyal, lembut tetapi tidak untuk memutihkan. Hanya saja segala sesuatu yang alami harus diimbangi dengan perawatan dari luar. Hihi awet muda? Mendengar kata itu rasanya pengen cepat-cepat nyobain maskernya deh !

Kulit kusam bisa disebabkan karena faktor genetik, pigmen, hormonal, perawatan serta pemakaian kosmetik yang salah, tidak membersihkan wajah secara teratur, kurangnya nutrisi, kulit mengalami alergi, kurangnya gizi seimbang dan protein, perokok, mengonsumsi  alkohol, begadang, stres dan tidak berolahraga, sehingga kulit menjadi kusam, kering serta kasar. Nahh, untuk mencegah timbulnya kulit kusam hindarilah faktor penyebab, rajin membersihkan wajah minimal dua kali sehari, memakai perawatan sesuai tipe kulit, makan makanan bergizi seimbang, memakai sunblock dengan SPF cukup, moisturizer yang mengandung antiaging juga AHA dan arbotin, mengoleskan krim malam, memakai scrub wajah, serum vitamin C atau ekstrak alami seperti bengkuang, lemon, ubi dan sari beras yang berfungsi untuk membantu mencerahkan wajah pada lapisan atas kulit.

Ubi jalar merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Mulai dari melancarkan pencernaan, mencegah gangguan hati, menyerap polusi udara, dipakai dalam produk kecantikan seperti masker, lulur, sabun wajah, pelembab dan lotion untuk memutihkan kulit tubuh hingga wajah. Vitamin C, flavonoid dan saponin merupakan tabir surya alami untuk mencegah kulit rusak karena radikal bebas, fenolik dalam ubi jalar cukup efektif menghambat pembentukan melanin sehingga pigmentasi akibat hormon dapat clicegah dan mineral yang memberikan kelembaban pada kulit.

Antioksidan yang tinggi dalam ubi jaiar dapat membantu mencerahkan kulit dan menjaganya dari radikal bebas. Semakin pekat warna ubi jalar maka semakin banyak kandungan antioksidannya. Ubi jalar mempunyai beragam warna, tapi bukan seperti warna pelangi yaa J, ada yang berwarna putih, kuning, ungu dan merah, tergantung dari jenisnya, jenis tanah, iklim dan mineralnya. Ubi jalar yang berwarna ungu menandakan kaya akan betakaroten.

Herbalis kecantikan yang bernama Anne Kania Dewi, pernah berkata bahwa konsumsi ubi ungu akan membantu kulit menjadi cerah, karena ubi ungu memiliki vitamin C clan betakaroten sebagai antioksidan yang memperbaiki sel-sel kulit mati dari dalam. Sementara kandungan zat besi dalam ubi ungu akan menambah hemoglobin, menambah oksigen dalam darah, sehingga membuat kulit tampak segar dan merona, jadi kelihatan lebih cantik ya kan? hehe... Selain itu ubi ungu juga bermanfaat sebagai antiaging, karena ubi ungu memiliki kandungan karatenoid tinggi yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, serta mampu melawan radikal bebas dan membuat kulit lebih sehat dan tidak mudah mengalami penuaan dini. Tingginya vitamin C dalam ubi ungu akan menghasilkan kolagen yang akan menjaga elastisitas kulit.

Banyak sekali manfaat ubi ungu ini, bukan hanya bermanfaat bagi makanan, kesehatan, namun juga bermanfaat bagi kecantikan. Pasti gak sabar kan pengen tau gimana ubi ungu ini bisa dijadikan sebagai masker ?

Yuuuuuk ikutin caranya. Yaitu dengan mengupas kulit lalu cuci bersih ubi ungu, kemudian diparut hingga halus. Setelah itu oleskan secara merata ke permukaan wajah. Lalu diamkan hingga kering, selama 40 menit. Setelah itu bilas dengan air hingga bersih. Beres deh,

Naahh itulah cara membuat masker ubi ungu, caranya mudah sekali bukan? dengan cara mudah seperti itu kita bisa menjaga kulit kita dari pengaruh sinar matahari. Sayangi kulit, kita dari pengaruh efek buruk. Karna kecantikan itu bersinar dari diri kita sendiri.

Penulis : Hani Nurhanifah

Leave a Comment