Daun Bawang (Allium Fistulosum L.)

1111

  1. Klasifikasi

Divisi                    : Spermatophyta (tanaman berbiji)

Sub divisi           : Angiospermae

Kelas                    : Monocotyledoneae (biji tidak berbelah)

Sub Kelas          : Dilleniidae

Ordo                    : Liliflorae

Famili                  : Liliaceae

Genus                 : Allium

Spesies               : Allium fistulosum L.

  1. Deskripsi

Bawang daun berakar serabut pendek yang tumbuh dan berkembang ke semua arah di sekitar permukaan tanah. Tanaman ini tidak mempunyai akar tunggang. Akar tanaman berfungsi sebagai penopang tegaknya tanaman dan alat untuk menyerap zat-zat hara dan air.

Batang daun (bawang bakung) memiliki dua macam batang, yaitu batang sejati dan batang semu. Batang sejati berukuran sangat pendek, berbentuk cakram, dan terletak pada bagian dasar yang berada di dalam tanah. Batang yang tampak di permukaan tanah merupakan batang semu, terbentuk dari pelepah-pelepah daun yang saling membungkus dengan kelopak daun yang lebih muda sehingga kelihatan seperti batang. Batang semu berwarna putih atau hijau keputih-putihan dan berdiameter antara 1-5 cm, tergantung pada varietasnya.

Daun tanaman bawang daun berbentuk bulat memanjang, berlubang menyerupai pipa, dan bagian ujungnya meruncing. Daun berwarna hijau muda sampai hijau tua dan permukaan daun halus (Cahyono, 2005).

  1. Kandungan Kimia

Daun dan akar Allium fistulosum mengandung saponin dan tanin, di samping itu daunnya mengandung minyak atsiri[1].

  1. Khasiat

Daun Allium fistulosum berkhasiat sebagai obat perut kembung dan untuk peluruh kentut.

Sumber :

Cahyono Bambang. 2005. Seri Budidaya Bawang Daun. Kanisius: Yogyakarta.

[1] warintek, “Allium fistulosum L.”. (On-line) tersedia di : http://www.warintek.ristek.go.id/pangan_kesehatan/tanaman_obat/depkes/2-014.pdf (07 Juni 2015)

Penulis : Lidya Marisca

You may also like...