BASO GUN

Assalammualaikum . . . .  hai brada & sista kenalkan nama saya bukan ahmad dan bukan rival tapi MUHAMMAD NAUFAL , buat semuanya yang lagi sok sibuk dan memikirkan tugas kampus daripada kalian so soan mikir tugas yang ga tau bener apa salahnya mending kita mikirin perut dulu yang lagi keroncongan hahahahaha

JAWA

GUN !!!!! mesen baso gun make baso urat , sing lada nya ?!”

“MAS GUN . . . . baso na 1 nya tong lila , omat !!!”

“MAS GUN pesen satu yah nanti kirim ke ruangan saya !”

JAWA 3

GUN ??? MAS GUN??? Mungkin sebagian dari brada & sista ga asing lagi dengan sapaan itu yang sehari – hari terdengar di sekitar kampus Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia (STFI) tepatnya di samping pos satpam STFI , Mas Gun ini lah seorang pria asal Jawa Timur yang sering di kerumuni oleh banyak mahasiswa STFI yang sangat menggilai baso terutama para mahasiswi nya yang sangat maniak dengan baso Mas Gun ini. Karena baso adalah salah satu kuliner ASLI Indonesia yang sudah terkenal di mancanegara dan baso Mas Gun yang sudah menjadi objek santapan favorit bagi para mahasiswa/i STFI terutamanya. Mari kita kenal lebih dekat dengan sosok seorang Mas Gun..

Mas Gun kelahiran Karanganyar Solo, 7 Juli 1985 ini adalah pria asal Jatiyoso Jawa Timur yang memiliki nama asli yaitu GUNADI (di ambil dari KTP langsung loh). Pria yang selalu terlihat ramah dan murah senyum ketika melayani pembeli ini sudah sejak 2001 memulai bisnis berjualan baso dengan nama dagangnya adalah “MIE BASO SOLO” dan sejak tahun 2005 tepatnya Mas Gun ini mulai berjualan di sekitar kampus STFI, wooow jika di hitung sampai artikel ini di terbitkan sudah 9 tahun Mas Gun berjualan di kampus STFI. Amaziiiiing!!

Dalam sehari Mas Gun bisa menghasilkan rata-rata ± 150/porsi dan rata-rata penghasilannya ± 1,2 juta dalam satu hari (sungguh amat sangat menggiurkan mas broo). Mas gun ini memiliki fans maniak baso tidak hanya di kalangan mahasiswa/i saja tetapi dari mulai jajaran staff , dosen, dan petinggi STFI sudah merasakan sensasi baso pria yang hobi futsal dan badminton ini, bahkan dari sekitar warga kompleks Parakan Resik pun sudah mencicipi maknyosnya baso Mas Gun.

Ada beberapa baso yang di suguhkan kepada para pelanggannya, diantaranya baso cingcang perpaduan dari daging sapi asli pilihan , baso urat yang menggeliat di mulut, dan baso telor yang sangat digemari oleh mahasiswa/i. Semua baso disajikan dengan kuah dari rebusan tulang sapi yang sangat menggiurkan, ada pun beberapa variasi, seperti siomay, tahu kering, ceker, dan bahkan tulang sapi pun bisa disajikan jika diminta. Harganya pun relatif terjangkau dan bagi para maniak baso yang mayoritasnya adalah penghuni kosan sangat pas dengan isi saku yang tentu saja murah meriah, harga baso mas gun Rp. 10.000/porsi dengan beberapa toping nya (ceker,siomay,tahu kering). Jam operasional baso mas gun adalah antara pukul 10.00 s/d 19.00.

Ada pun kesan-kesan yang di sampaikan Mas Gun ketika sedang berjualan di kampus STFI “ketika saya menerima pesanan dari para dosen STFI yang meminta diantar ke kantornya, dosen tersebut menunggu pesanannya hingga 1 jam lamanya karena saking sibuknya saya melayani mahasiswa/i yang memenuhi gerobak”. Sungguh amat terbayang sibuknya Mas Gun ketika di kerumuni oleh para pembelinya..hehehe

JAWA.1

Naaah mungkin sekian info yang dapat saya bagi tentang Mas Gunadi sang penjual “MIE BASO SOLO” kepada teman – teman dan jangan di nantikan lagi artikel saya berikutnya. Semoga tidak bermanfaat bagi para brada & sista semuanya .

No Thank You Brada & Sista

Salam superman !!!!

for contact person mas GUNADI yang ingin memesan baso :

085229511811 (menerima untuk pesta dan catering)

Penulis : Mochammad Naufal

You may also like...