WORKSHOP PUBLIC WRITING : Puisi-Puisi Karya Anak Bangsa

Jeritan Sang Labu Jin

12-2-2016-2-1

Aku tak pernah ingin melupakan hal itu

Dikala sang mentari tersenyum ramah menyapa kicauan burung bernyanyi

Terlihat sosok bulat berujung ramping

Yang selalu kugenggam penuh kehati-hatian

Tak kubiarkan seorang pun menyenggolmu dengan kasar

Rasa ingin marah ketika sosok mu tiba-tiba hilang di depan mata

Seketika terdengar suara jeritanmu memecah keheningan

Dan jantungku seketika berhenti berdetak

Hujan deras di sekujur tubuhku membasahi telapak tangan yang seketika banjir

Kutengok, dan kupandangi di sekelilingku

Hening seketika seolah tiada tanda-tanda kehidupan

Badanku bergetar seperti tersambar petir di siang bolong

Kucari sosokmu yang hilang bak ditelan bumi

Hingga akhirnya aku melihat sosokmu yang terkapar hancur berkeping-keping tiada berbentuk

Ulah jubah putih yang kukenakan membuatmu seketika tersingkir di hadapanku

Oh.. labu ukur bentuk mu kini telah mengkristal bagai butiran menthol yang berserakan diatas lantai

Karya :  

Cici Shabrina Tendi / A 131 024

Tuti Srihayati / A 131 025

Upik Mitra Lestari / A 131 016

Kiki Zakiyah A / A 131 015

Kelas: Reguler Pagi A

Senyuman di Tanah Gaza

Prajurit muda kokohkan barisan

Terlindung perisai yang tak terlihat

Melawan raksasa besar berbalut besi dan baja

Bermodal senjata tak kasat mata

Gumpalan besi menusuk dada

Memisahkan jiwa dari sang raga

Bukan sakit yang mereka terasa

Tetapi senyum bangga terlukiskan

Karya :

Ade Novero

Novi Kurniawati

Lesti Yunita

Cory Meilianti

Suci Noviela Pebryanti

Silfi Afriani s.

Winda Afifah Nur Fauziah

Rizkiani Tri Rahayu

Diah Ayu N

 

Setetes Hujan Menggores Luka

Dug dug dug …….. seperti geludug

Bukan suara gemuruh tapi suara hatiku

Tidakkah kau mendengar itu

Hujan basahi bunga yang sudah layu

Basahi daun dan ranting yang mulai rapuh

Ini puisi bukan sebuah lagu

Hanya mengingatkan pada masa yang lalu

 

Goresan luka yang sempat mengering

Kini kembali kau basahi

Jiwa meraung

Hati tersedak

Melihat kau memakai si kuning berkilau

Berakhirlah perjuanganku

Karya  :

Hena Yulia (2012)                  Winny (2013)

Riski Nur Utami (2012)          Sakina (2013)

Media Septriana (2012)          Ika (2013)

Amelia (2013)                         Zia (2013)

Dhela (2013)                           Ani (2013)

Kritceh (2013)

 

Dalam Gundah

Entah apa yang tengah dipikirkan langit kali ini,

Semua tak pernah terduga alurnya

Isakan langit begitu kencang dan menyapu sebagian rinduku yang selalu kugenggam

Mungkin kau tak tahu atau pura-pura tak tahu bahwa aku merindu

Karena kita diibaratkan sepasang sendok dan garpu

Dekat tetapi harus selalu menunggu tangan untuk bersatu

Dan perlahan kurasakan hati ini membatu beku

Merindukan sentuhan hangat sang pujaan hati

Namun apa daya itu hanya kenangan yang terkubur dalam hati

Karya: windy, ikrima, finny, kiki, fitri, yeni, desi, fuzzy, ditta, nia

Leave a Comment