SANG ATAP JAWA BARAT

ciremai, signa

Banyak gunung – gunung yang tersebar di tanah Jawa Barat dan setiap gunung itu mempunyai kekhasan masing – masing. Gunung Ceremai (sering kali secara salah kaprah dinamakan “Ciremai”) adalah gunung berapi kerucut yang secara administratif termasuk dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53′ 30″ LS dan 108° 24′ 00″ BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut yang dinamakan gunung CIREMAI sebuah nama yang indah yang penuh arti, sebuah nama yang mencermirkan keadaan gunung ini.

Ciremai sangat terkenal dengan gunung mistis yang konon katanya para pendaki tidak boleh membuang air kecil di tanah Ciremai dan setiap orang yang akan buang air kecil harus di dalam botol dan botol itu digantung dipepohonan, bayangkan botol yang isinya air yang najis digantungkan dipohon yang filosofinya pohon itu adalah sebuah kehidupan. Yah karena mitos-mitos itu, jadi banyak orang yang bertindak seperti itu. Jika kita seorang pencinta alam, pensykur alam, maka cintailah pepohonan dan semua yang ada di dalamnya, jangan pernah memotong atau merusak, dan katanya juga neh teman diciremai masih banyak terdapat hewan buas seperti harimau but waktu rombongan saya kesana Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa.

ciremai, signa

Hari itu saya dengan rombongan dari Jakarta berangkat layaknya seperti pendaki-pendaki yang lain menggunakan peralatan mendaki. Untuk mencapai puncak ciremai ini ada 3 jalur yaitu apuy, Linggarjati dan Palutungan. Kami memutuskan untuk melewati jalur Linggar Jati dan menit itu kami berjalan kaki menelusuri hutan yang indah, nyaman, menegangkan, tapi telinga menjadi nyaman mendengar suara jangkrik, kaki yang terus berjalan melewati akar-akar, dan perasaan yang bercampur aduk. Ciremai sangat unik dari nama-nama setiap pos, Pengasinan, Kuburan Kuda, Batulingga, Goa Wallet, Pangalapan dll. dan ada tanjakan yang sangat terkenal dikalangan para pendaki yaitu Tanjakan Seruni yang licinnya subhanAllah dan Tanjakan Bapa Tere yang curamnya gak kebayang. Itu semua ujian untuk dapat mencapai puncak, hanya ada kata-kata semangat dan tekad yang terlintas dipikiran.

Ini pos-pos pendakian taman nasional gunung ciremai, ada beberapa pos yang kamera saya lewatkan karena keadaan tidak memungkinkan untuk memotret.

ciremai, signa

ciremai, signa

 ciremai, signa

Ini adalah pos tanjakan seruni yang terkenal dikalangan para pendaki, yang tanjakannya licin sekali dan panjang.

 ciremai, signa

Ini pos Batulingga tempat rombongan saya bermalam untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung ciremai. Setelah 9 jam berjalan saya dan rombongan memutuskan untuk beristirahat di pos Batulingga 1, karena saking fanatic nya dengan yang namanya sunrise kita cepat-cepat berkemas dan langsung berjalan lagi untuk mencapai puncak untuk melihat sunrise tapi harapan itu gagal. Walaupun gagal melihat sunrise, pemandangan yang disuguhkan oleh ciremai begitu indah dengan beretemankan edelwise bunga abadi.

 ciremai, signa

Di pos inilah bagi teman-teman yang akan kesini disuguhkan pemandangan yang sangat indah, kalian dapat melihat lautan, danau, gunung Slamet, Sindoro, dan Sumbing Teman, bahkan Cikuray.

 ciremai, signa

Kalau saya sebut ini adalah Tanjakan Akar, ada sekitar 1 km jalur ini dipenuhin dengan akar-akar

ciremai, signa

ciremai, signa

ciremai, signa

 ciremai, signa

Dengan perjuangan, semangat , dan tekad akhirnya sampai di tempat tertinggi Jawa Barat yaitu puncak ciremai 38888 mdpl, inilah puncak ciremai, disinilah semua perasaan menyatu, capek, sedih, terharu, dan bersyukur kepada Tuhan YME yang telah menciptakan alam yang begitu indah. Dan inilah yang disebut dengan atap Jawa Barat inilah kenapa disebut Ciremai atap Jawa Barat karena Ciremai merupakan gunung tertinggi Jawa Barat. Terimakasih ya rabb ya Allah engkau telah menciptakan gunung yang sangat jelas fungsinya semoga kami sebagai khalifah bisa menjaga semua yang engkau ciptakan ini. Amin. Salam keringat perjuangan dari puncak Ciremai.

 ciremai, signa

Saatnya pulang kebandung. Bye.. menantikan cerita selanjutnya digunung berikutnya okee

Penulis : Septa Rani P.

You may also like...