Olivia Oktaviani Hambali : Sang Editor SIGNA Gen 2

Olivia Oktaviani Hambali, salah satu alumni STFI angkatan 2012 ini merupakan seorang editor dari SIGNA Generasi 2. Awal mulanya, ia sempat kaget tiba-tiba terpilih sebagai anggota SIGNA karena ia masuk SIGNA atas rekomendasi dari beberapa pendahulu SIGNA. Wanita manis berkulit putih ini sangat menikmati jabatannya sebagai editor. Pekerjaan yang santai namun tetap berkualitas adalah keharusan baginya. Meskipun terkadang agak kewalahan karena menumpuknya tugas yang harus selesai tepat waktu dan memuaskan redaktur. Baginya, sebanyak apapun pekerjaan harus segera dikerjakan dan diselesaikan sebaik mungkin karena kepuasan orang lain akan menjadi kepuasaan tersendiri. Selain itu, dapat melatih rasa tanggung jawab sebagai editor.

​“Ga ada waktu buat ngeluh..ngeluhnya nanti aja pas udah beres, hahaha..” candanya.

Kini mahasiswi yang disapa Oliv ini sedang melanjutkan studinya di salah satu universitas negeri ternama di Bandung yaitu UNPAD. Suatu kebanggaan tersendiri bahwa ia bisa diterima di PTN dan ini membuktikan bahwa ia mampu bersaing dan memiliki kualitas yang layak diperhitungkan. Oliv bersyukur dapat merealisasikan keinginan dari orang tua dan beberapa dosen yang sudah mendukungnya untuk masuk PTN. Oliv memilih UNPAD karena eksistensi kampus ini yang sudah terkenal dengan kualitasnya yang baik. Selain itu, UNPAD merupakan salah satu di antara sekian banyak universitas negeri yang sulit ditembus karena peminatnya yang banyak dan tingkat kesulitan dalam penyeleksian yang dibagi menjadi 4 sesi yaitu TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Indonesia), TKBA (Tes Kemampuan Bahasa Asing), wawancara, dan tes kefarmasian dengan sistem CBT (Computer Based Test). Tips dari Oliv jika ingin masuk UNPAD, untuk TKBI dan TKBA diusahakan harus bisa dapat skor besar. Sedangkan dalam wawancara, keaktifan di kampus terdahulu bisa menjadi poin tambahan. Terakhir, doa dan restu dari orang tua adalah kunci keberhasilan yang dia raih saat ini.

“Kekuatan doa itu gak main-main loh ya.. Nyatanya, aku yang saat itu grogi banget karena mau wawancara, bisa jadi tenang banget setelah berdoa dan diberi kemudahan” katanya.

Meskipun sudah menjadi alumni, STFI tetap menjadi kenangan terindah baginya karena kebersamaannya yang ngangenin, lingkungan yang asyik, dan dukungan yang selalu mengalir untuknya dari penghuni kampus. Perjuangan Oliv tidak berhenti di sini. Ini merupakan langkah lanjutan Oliv dalam menggapai cita-citanya sebagai apoteker yang dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak.

“Cita-cita setelah lulus? Aku ingin masuk BUMN!! Itu adalah target yang aku kejar saat ini, tapi kalaupun tidak tercapai, plan B adalah kerja di industri. Semoga aku bisa mengharumkan nama STFI,” ujarnya.

Sukses terus untuk Kak Olivia!!

Penulis : Marliana

Leave a Comment